Jumat, 30 April 2010
Ford Start, Mobil Konsep Bertampang Kartun
Beijing - City car sepertinya memang akan terus menjadi tren dunia di masa depan. Saat ini hampir seluruh pabrikan mobil yang ada di dunia seolah berlomba membuat mobil jenis ini, tidak terkecuali Ford.
Pabrikan mobil asal Amerika tersebut menunjukan inovasinya di Beijing Auto Show dengan memperlihatkan mobil konsep Ford Start ke hadapan publik China.
Secara desain, Ford Start memiliki tampang yang cukup stylish dengan tubuh tambun yang membulat dari ujung depan hingga ke ujung belakang kendaraan.
Lekuk tubuh ini selain secara langsung telah membuat eksterior Ford Start jadi semakin manis, bentuk tubuh yang tambun dengan headlamp yang menyipit juga dipercaya mampu membuat aerodinamika kendaraan jadi semakin bagus.
Sementara ovel all bentuk bodi seperti telur (oval) tak seperti penampilan mobil mini zaman sekarang.
Terlebih mobil dua pintu yang mampu menampung empat penumpang ini pun juga menggendong mesin kecil khas mobil perkotaan yakni mesin 3 silinder berkapasitas 1.0 liter yang didukung oleh transmisi manual 5 percepatan.
Dengan Start, Ford sepertinya ingin mencoba mengikuti tren global sekarang ini yang mengarah ke mobil-mobil bertubuh dan ber-cc kecil.
Langkah Start ini bisa jadi merupakan langkah lanjutan Ford setelah sebelumnya bekerja sama dengan Mazda untuk memproduksi Ford Fiesta.
Ford melengkapi Start dengan teknologi terkini serta "fun to drive" untuk masyarakat kota.
"Kami sangat berambisi memulai mobil konsep perkotaan yang diperuntukan untuk dipakai oleh kalangan komuter di kota megapolitan. Kami akan merancang apa yang Anda inginkan sehingga nantinya kalian pun akan mencintainya," ujar Direktur Desain Ford Freeman Thomas.
Sayang Ford belum bisa memastikan kapan mobil tersebut akan diproduksi massal.
Untuk diketahui, mobil itu sendiri hasil rakitan studio desain milik Ford yang berbasis di Irvine, California.
Buick Bikin Motor Konsep Nyeleneh
Jakarta - Anda pasti bertanya-tanya, pabrikan Buick asal Amerika kan biasanya hanya membuat mobil. Dan rasa penasaran anda bakal semakin dibuat menjadi-jadi ketika disodorkan gambar motor konsep dari Buick ini.
Adalah Marc Senger yang sudah bersusah payah mengkonsep motor futuristik yang membuat kita bertannya-tanya dalam banyak hal, baik desain, maupun cara mengemudikannya.
Seperti dilansir Topspeed, Kamis (30/4/2010) sosok motor konsep Buick ini dinamakan Bombrunner, dan langsung membawa kita justru kembali ke masa lalu saat motor bermesin V8 sedang jaya-jayanya.
Seluruh bodi menutup kedua ban depan dan belakangnya, bahkan juga mesin dan stang kemudi, sehingga benar-benar menyerupai sebauh mobil, namun dengan dua roda saja.
Panel indikatornya yang serba digital menyiratkan kesan yang benar-benar futuristik, dengan stang kemudi yang bisa dilipat bila tidak digunakan, sehingga membuat Bombrunner tampil kompak.
Namun, Buick tidak begitu saja menghilangkan karakter khasnya. Laburan dua warna krem dan coklat tua disertai dengan kisi-kisi bergaris pada mesin, membuat motor ini tampil sebagai yang benar-benar Amerika.
Rabu, 28 April 2010
Wuih, Helm Punya Kaca Spion
Jakarta - Keamanan berkendara sepertinya tidak mutlak dimonopoli oleh mobil saja. Sepeda motor pun sudah sangat peduli. Salah satunya ini, sebuah helm inovatif yang memiliki kaca spion.
Dinamakan Reevu MSX1, merupakan versi produksi dari konsep yang pernah dikenalkan tahun 2005 lalu. Namun produsennya sempat 'menghilang' dan baru tahun 2010 ini pembuatnya berani memproduksi secara massal. Keistimewaannya, selain bisa melindungi kepala, juga dilengkapi dengan kaca spion yang bisa melihat keadaan belakang pengendara.
Meski cara kerjanya sama dengan kaca spion mobil, namun jangan samakan bentuknya dengan kaca spion di mobil yang seperti kuping. Kaca spion helm MSX1 terdapat pada bagian menyembul di belakang helm.
Bagian menyembul tersebut merupakan sebuah terowongan tempat reflektor yang memantulkan keadaan belakang pada cermin di bagian depan. Sehingga, pengendara motor tinggal melirik ke atas helm, tepatnya di atas garis alis matanya.
Kaca bagian depan sistem rear view mirror ini terbuat dari polikarbonat yang memiliki area tampilan panjang sekitar 87 mm dan tinggi sekitar 17 mm. Meskipun masih relatif terbatas, namun pandangan dibelakang bisa mencakup jarak sekitar 6 meter di belakang motor. Canggihnya lagi, cermin ini bisa diatur ke atas atau ke bawah agar pandangan tetap jelas oleh masing-masing pengendara yang menggunakan helm ini.
Seperti dilansir autoblog, Rabu (28/42010) helm kaca spion ini tidak membutuhkan baterai untuk mengoperasikannya, karena ini murni kinerja mekanis dari sebuah reflektor dan cermin yang saling bekerja sama.
Banyak pengamat mengatakan kalau helm Reevu MSX1 ini merupakan perkembangan yang menakjubkan di helm sepeda motor dan itu jelas merupakan fitur keamanan yang sangat baik. Jangan tanya kualitasnya, kualitas helm sudah diakui di Inggris dan tinggal menunggu persetujuan dari Departemen Transportasi (DOT) Amerika Serikat.
Awas, Ada Insomnia yang Mematikan
Jakarta, Penderita insomnia di seluruh dunia jumlahnya jutaan. Tapi dari jutaan orang itu ada yang memiliki gangguan insomnia mematikan yang disebut dengan fatal familial insomnia (FFI).
Hingga kini para ilmuan masih bingung dengan gangguan genetik langka yang disebut dengan fatal familial insomnia (FFI) yang saat ini dimiliki 40 keluarga di seluruh dunia.
Kondisi ini semakin lama akan semakin buruk karena orang yang menderita FFI sama sekali sulit untuk tidur hingga akhirnya mereka meninggal.
Kondisi ini disebabkan adanya mutasi gen yang menyebabkan kemerosotan pusat tidur di otak atau talamus. Kebanyakan kasusnya akibat penumpukan protein yang dapat mengganggu fungsi tubuh atau pikiran yang vital. Sampai saat ini tidak ada obat yang dapat menyembuhkannya.
"Hal ini merupakan gangguan tidur formal yang diakui keberadaannya meskipun sangat langka ditemukan, dan hingga saat ini FFI masih seperti misteri yang belum terpecahkan," ujar Michael Breus, PhD, psikolog klinis yang mengkhususkan diri pada penyakit tidur, seperti dikutip dari AOLHealth, Rabu (28/4/2010).
Seseorang yang memiliki gangguan tidur mematikan ini secara bertahap akan kehilangan kemampuan untuk tidur hingga akhirnya orang tersebut tidak bisa tidur sama sekali atau terjaga sepenuhnya.
Kondisi ini akan diikuti dengan kelelahan dan menyebabkan halusinasi, kehilangan memori, gangguan kontrol otot, demensia dan terkadang menyebabkan koma atau meninggal. Rata-rata sekitar sembilan bulan setelah terjadinya kekacauan akan timbul kondisi yang parah.
Usia orang yang mengalami gangguan insomnia ini bervariasi, tapi rata-rata dimulai saat berusia 49 tahun. Selain itu orang-orang ini biasanya tidak akan memberikan respons apapun jika diberi bantuan perawatan untuk insomnia pada umumnya.
"Gejala yang ditimbulkan dari FFI ini tidak jauh berbeda dengan insomnia biasa, tapi lama kelamaan akan menjadi jauh lebih buruk atau parah. Mereka akan terjaga untuk hari ini, besok dan hari-hari berikutnya," ujar Breus.
Para ilmuwan dan dokter baru mengetahui penyakit ini setelah mempelajari kasus Silvano yang terdapat dalam film dokumenter National Geographic. Dalam dokumenter ini diambil gambar saat dirinya tertidur dan setelahnya ia terjaga secara terus menerus.
Silvano berhenti untuk tidur ketika ia berusia 53 tahun, hingga akhirnya ia meninggal setelah terkena koma pada tahun 1984. Kasus kematiannya saat itu begitu berpengaruh hingga penulis D.T. Max menulis buku tentang "The Family That Couldn't Sleep: A Medical Mystery".
Seseorang yang dalam keluarganya memiliki gen ini ada kemungkinan sebesar 50 persen terkena FFI. Ada juga beberapa kaitan yang menghubungkan kondisi ini akibat konsumsi daging dari hewan yang memiliki penyakit sapi gila.
Namun, Breus mendesak agar penderta insomnia tidak terlalu panik karena gangguan ini luar biasa langka. Tapi bagi orang yang memiliki insomnia biasa yang sudah mengganggu kualitas hidup dan kerjanya, tak ada salahnya mencari bantuan agar gangguan tersebut bisa teratasi.
Tak Lulus UN, Riska Tenggak Racun Serangga
Makassar - Riska (18), agak tidak kuasa menanggung kecewa akibat tidak lulus ujian nasional. Gadis belia ini pun nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan.
Warga Jalan Taufiq, Kelurahan Alliritenggae, Kecamatan Turikale, Maros, Makassar, Sulawesi Selatan itu sempat dilarikan ke RSUD Maros. Namun setelah mendapatkan pertolongan dokter, dia kemudian diizinkan pulang. Meski demikian, kondisi Riska hingga kini masih lemah. Dia hanya berbaring di tempat tidurnya.
Menurut Irfan, sepupu Riska, peristiwa tersebut terjadi kemarin siang. Saat itu, Riska yang baru pulang sekolah langsung masuk ke dalam kamarnya. Tidak hanya senyum atau sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Wajah siswi Kelas III IPA 3 SMA PGRI 1 Maros itu terlihat sangat murung.
Pihak keluarga kaget saat tiba-tiba terdengar suara gelas pecah dari dalam kamar Riska. Mereka pun kemudian buru-buru masuk ke dalam kamar dan terkejut saat mencium bau racun serangga yang menyengat. Rupanya, saat itu Riska baru saja menenggak racun serangga.
"Mungkin dia malu sama ayahnya karena tidak lulus ujian nasional. Katanya dia tidak lulus di mata pelajaran matematika, jadi Riska nekat mau bunuh diri," ungkap Irfan, di rumah korban, Rabu (28/4/2010).
Di sekolahnya, Riska adalah salah satu siswa dari 19 siswa yang gagal menaklukkan UN.
Warga Jalan Taufiq, Kelurahan Alliritenggae, Kecamatan Turikale, Maros, Makassar, Sulawesi Selatan itu sempat dilarikan ke RSUD Maros. Namun setelah mendapatkan pertolongan dokter, dia kemudian diizinkan pulang. Meski demikian, kondisi Riska hingga kini masih lemah. Dia hanya berbaring di tempat tidurnya.
Menurut Irfan, sepupu Riska, peristiwa tersebut terjadi kemarin siang. Saat itu, Riska yang baru pulang sekolah langsung masuk ke dalam kamarnya. Tidak hanya senyum atau sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Wajah siswi Kelas III IPA 3 SMA PGRI 1 Maros itu terlihat sangat murung.
Pihak keluarga kaget saat tiba-tiba terdengar suara gelas pecah dari dalam kamar Riska. Mereka pun kemudian buru-buru masuk ke dalam kamar dan terkejut saat mencium bau racun serangga yang menyengat. Rupanya, saat itu Riska baru saja menenggak racun serangga.
"Mungkin dia malu sama ayahnya karena tidak lulus ujian nasional. Katanya dia tidak lulus di mata pelajaran matematika, jadi Riska nekat mau bunuh diri," ungkap Irfan, di rumah korban, Rabu (28/4/2010).
Di sekolahnya, Riska adalah salah satu siswa dari 19 siswa yang gagal menaklukkan UN.
Langganan:
Postingan (Atom)



